Jumat, 28 Oktober 2011

Kembali

Kembali berjalan sendiri
Menyusuri ranah bumi

Tanpa apa
atau
siapa

Sesekali aku temui sahabat di
bentangan sabana

Atau kuajak satu keluarga
menari di padang huma

Namun
Pada akhirnya mereka
Lenyap


Hingga kembali
aku sendiri

Salahku

Yang seringkali berlari terlau kencang
meningalkan mereka dibelakang

Atau aku terlalu lamban
Tertatih mengejar

Atau mungkin karena
Aku
Tak pintar mengenggam
Terlalu payah hingga mereka
Terlepas

Atau bisa juga
Aku
Terlalu kuat mencengkram
Hingga akhirnya mereka meronta
Biar bebas

Dan inilah
Aku

Yang kembali
Sendiri

Menapaki
Terjalnya destiny  karya Illahi
Untuk jejakku di
Bumi Pertiwi

1 komentar: